IGS merupakan salah satu kegiatan diadakan oleh IMMS yang di ketuai oleh Angga Aditya untuk membantu adik-adik kelas 12 yang akan menghadapi dunia perkuliahan. Metode sosialisasi dengan memberikan motivasi yang dilakukan di 12 sekolah, anggota IMMS pun dengan penuh semangat mendatangi satu persatu sekolah sekolah tersebut. 12 sekolah tersebut terdiri dari SMAN 1 Magetan, SMAN 2 Magetan,SMAN 3 Magetan, SMAN Plaosan, MAN Panekan, SMAN Parang, SMAN Kawedanan, SMAN Maospati, SMAN Karas, SMAN Barat, SMKN 1 dan 2 Magetan.
IGS yang dilaksanakan pada minggu ke 3 dan 4
bulan Januari 2012 ini, mendapatkan sambutan yang baik oleh para guru maupun
siswa yang di datangi oleh IMMS. Salah satunya datang dari SMAN Kawedanan yang
menyambut hangat IMMS untuk sosialisasi di sekolah tersebut. Para siswa yaang
aktif bertanya dan sudah termotivasi
untuk berkuliah serta guru yang sangat ramah
membuat tim IMMS tidak merasakan lelah saat menjalankan tugas.
Selain
IGS, CE juga dilakukan demi memberikan suatu motivasi kepada adik-adik kelas
12. Acara yang didakan oleh KOMMMA ( perkumpulan Malang) tersebut juga
dimeriahkan oleh perkumpulan mahasiswa diberbagai daerah. Tak terkecuali oleh
IMMS sendiri. Walaupun tidak menjadi panitia seperti setahun sebelumnya, IMMS
cukup bangga ikut berkontribusi. Dalam CE yang didakan 29 Januari 2012 di SMAN 1 Magetan ini selain Try Out bagi
adik-adik kelas 12,juga diadakan pembukaan stan bagi tiap perkumpulan.
Adik-adik yang telah selesai Try Out bisa langsung bertanya di tiap stan yang
diisi oleh Universitas besar yang tersebar,seperti UI, IPB, ITS, UNAIR, UNESA,
UGM, UNS, UNEJ, UB dan UM.
Tahun ini sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya. KOMMMA sebagai penyelenggara acara, membuat perlombaan mengenai stan terbaik dari tiap kota. Dengan kekompakan yang dimiliki oleh anggota IMMS, Surabaya menjadi pemenang dalam perlombaan itu. Tidak hanya stan yang banyak dikunjungi, tapi juga konsep stan serta presentasi juga menarik. Dengan mengambil tema “Kobarkan Semangat Perjuangan”, IMMS membuat sebuah presentasi menarik dengan membuat suatu drama perjuangan dari Bung Tomo. Drama yang ditampilkan mampu menarik perhatian banyak orang.
IGS dan CE 2012 telah terlaksana dengan baik. Dengan demikian, diharapkan akan ada kontribusi yang nyata lagi bagi IMMS untuk terus berkontribusi dalam membangun kemajuan Magetan. Peribahasa “Kacang lupa kulitnya” tidak akan terjadi jika sebagai putra daerah, mahasiswa di Surabaya bisa kembali ke daerah dan memajukan Magetan.